Flp 2: 12-18
Keselamatan merupakan Kasih Karunia Allah yang di anugrahkan kepada setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus (Yoh 3:16; bd.Flp 2:13).
Tentulah percaya disini bukanlah percaya yang timbul saat melihat yang kemudian terekam di dalam pikiran dan setelah itu baru di perkatakan (Yoh 20:25). Tetapi percaya disini adalah percaya yang dilakukan dengan tindakan secara berkesinambungan/ terus menerus dengan hati yang penuh ketaatan (Yoh 3:36; Kej 15:6).
Percaya juga merupakan suatu pekerjaan yang di kehendaki Allah untuk memperoleh keselamatan/hidup kekal yang kita nantikan di dalam Tuhan Yesus Kristus (Yoh 6:28,29,47).
Bagaimana kita mengerjakan keselamatan itu, ada 7 tahapan yang harus kita lakukan, Yakini:
1. Dengan rasa takut (ay. 12b).
(Mzm 25:12-14; 33:18)
2. Dengan rasa gentar (ay. 12b).
(Yes 8:13; Ul 9:18,19)
3. Dengan tidak bersungut-sungut (ay. 14).
(Bil 11:1; 1Kor 10:10; Yak 5:9)
4. Dengan tidak berbantah-bantah (ay.14).
(Yes 45:9; Yer 2:29; 12:1)
5. Berpegang pada Firman Tuhan (ay. 16).
(Mzm 119:57; Amos 2:4; 1Taw 10:13)
6. Dengan berkorban (ay. 17).
(Kej 22:2; Ams 7:14; Mzm 51:17)
7. Dengan bersukacita (ay. 17b).
(Mzm 31:7; 1Pet 4:13; Flp 4:4)
Mari saat ini kita mau mengerjakan keselamatan kita dengan lebih sungguh-sungguh, dengan merealisasikan ke tujuh hal yang tersebut diatas, yang boleh kita sebut sebagai tujuh tiang keselamatan, karena tidak ada prinsip Alkitabiah yang mengajarkan sekali selamat tetap selamat, tetapi yang ada adalah kerjakanlah keselamatan mu dengan takut dan gentar. Amin, Tuhan Yesus Memberkati.














Post a Comment