Hidup yang bertanggung jawab


Matius 25:14-30

Ada 3 makna kata talenta :

1.       (Kamus Gering) menurut paham orang Ibrani, ialah berat dan jumlah mata uang yang sama dengan 3000 syikal atau 93 3/4 pond (= 42.525 kg); ataupun jika diuangkan adalah sebesar $1600 sampai $1900 Talenta Yunani sama dengan $1180, -( Kel 38:25,26; Mat 18:24).
2.       (Kamus Kecil) TB-  Ukuran timbangan sebesar 3000 _syikal = kurang lebih 34 kilogram.  Dalam Perjanjian Baru ukuran jumlah uang yang sangat besar nilainya, yaitu 6000 dinar (Mat 18:24; 25:15-28)
3.       (KBBI) pembawaan seseorang sejak lahir; bakat:  Allah telah menganugerahkan -- , memberi kekuatan dan petunjuk


Saat sang tuan akan pergi dalam kurun waktu yang tidak terbatas, ia memanggil tiga hambanya dan menyerahkan kepada masing-masing sejumlah talenta yang berbeda. Ada yang lima, ada yang dua, dan ada yang satu. Satu talenta seharga kurang lebih 6000 dinar. Satu dinar kira-kira upah buruh dalam sehari. Sang tuan menyerahkan talenta-talenta itu karena ia berkeinginan agar hamba-hambanya mengupayakan apa yang diterima untuk dikaryakan dan dapat berlipat-ganda.

Hidup ini berharga dan bertujuan kekal. 

1.    Karena hidup ini adalah karunia Tuhan. Segala sesuatu yang berasal dari Tuhan pastilah baik dan istimewa. (Kej 1:26-31)
2.    Hidup ini hanya sekali, namun berakibat kekal. Kesalahan mengisi hidup bisa jadi tak mungkin lagi diperbaiki. Tiap orang kelak berkewajiban mempertanggungjawabkan hidupnya di hadapan Tuhan. (Kis 5:1-11; bdk. Kis 9:1-5)

Sebagai umat Kristen yang telah dipercayakan ‘talenta’ seharusnya memakai talenta yang ada padanya untuk berkarya bagi Kerajaan Surga. Seperti dua hamba yang melipat gandakan talenta yang dimiliki, demikian pun kita. Kita mau berjerihlelah untuk Tuhan sebab kita menghargai hidup kita, potensi yang kita miliki adalah aset berharga yang telah dikaruniakan Tuhan kepada kita.

Allah menghargai hamba yang berjerihlelah namun Ia murka pada hamba yang malas dan lalai. Pahala akan diberikan kepada yang mau mengembangkan talenta, penderitaan akan menjadi bagian bagi yang malas.

Renungkan: Tidak seorang pun yang tidak dikaruniai kemampuan dan kesempatan. Setiap orang dipercayakan potensi yang berbeda tetapi dituntut sama yakni bertanggungjawab dan berjerihlelah untuk melipatgandakan. Gunakan kesempatan dan kemampuan dengan sebaik-baiknya.



comment 0 comments:

Post a Comment

 
© 2010 B'Tm Street is proudly powered by Blogger