Syarat Untuk Keberhasilan Dan Keberuntungan


Yosua 1:8

Ayat  ini mengacu kepada kelima kitab pertama dalam Alkitab yang mencatat firman, perintah, dan penyataan Allah kepada Musa (bd. Ul 31:9-12,24-26). Yosua harus setia kepada firman Allah dengan membicarakannya (bd. Ul 6:7), merenungkannya (bd. Mazm 1:2; 119:97), dan menaatinya dengan sepenuh hati. (bd. Ezr 7:10; Yak 1:22-25)

"Merenungkan" (Ibr. _hagah_) berarti membaca dalam hati atau bicara kepada diri sendiri sementara berpikir. Hal ini meliputi memikirkan firman dan jalan Allah dan menerapkannya kepada seluruh kehidupanmu (Mazm 1:2; Mazm 63:7; 77:13; 143:5).
Orang yang mengetahui dan menaati firman Allah dan hukum-Nya akan berhasil dan beruntung karena mereka memiliki hikmat untuk hidup benar dan mencapai tujuan Allah bagi hidup mereka (Mazm 14:2; 119:99; Ams 1:3; Ams 10:5).
Syarat-syarat untuk keberhasilan dan keberuntungan  ialah:

( 1) Jadilah kuat, berani, dan tekun (Yos 1:6-7);

( 2) menjadikan firman Allah penuntun utama untuk kepercayaan dan kelakuan kita (Yos 1:7);

( 3) mempelajari dan merenungkan Firman Allah setiap hari ( Yos 1:8);

(4) memutuskan untuk mencari kehadiran Allah dengan sungguh-sungguh seumur hidup (Yos 1:5,9).

Amanat kepada Yosua ini memberikan kepada kita sekumpulan prinsip umum untuk hidup berhasil; akan tetapi, jangan sekali-kali kita menyimpulkan bahwa Allah wajib menyediakan kemakmuran materiel untuk setiap orang yang memenuhi syarat-syarat tersebut. Prinsip umum semacam ini bukan jaminan mutlak, karena masih takluk kepada pilihan Allah yang lebih tinggi bagi kita masing-masing; kadang-kadang Allah mengizinkan kita mengalami penderitaan dan kemalangan (3Yoh 1:2).

comment 0 comments:

Post a Comment

 
© 2010 B'Tm Street is proudly powered by Blogger